Assessment Adalah: Jenis, Tujuan, Fungsi & Contoh Lengkap

Assessment Adalah – Dapat menggunakan berbagai metode dan alat untuk memperoleh informasi yang berbeda tentang hasil belajar dan keterampilan siswa.

Penilaian atau evaluasi memegang peranan yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini dikarenakan evaluasi memiliki dua fungsi, yaitu fungsi sumatif dan fungsi formatif.

Pada pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas tentang Asesmen.

Yang Dimaksud dengan Assessment Adalah?

Assessment Adalah

Pengertian Assessment adalah adanya aplikasi dan penggunaan berbagai metode dan alat untuk memperoleh berbagai informasi tentang hasil belajar dan keterampilan siswa.

Memang dalam penilaian termasuk dalam istilah lain untuk penilaian.

Kata asesor mengacu pada istilah evaluasi yang digunakan untuk mencapai hasil belajar siswa.

Untuk itu, proses evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk memahami presentasi siswa yang sebenarnya.

Aspek penting lainnya dari penilaian adalah adanya suatu proses dalam memperoleh informasi atau data dari adanya suatu proses pembelajaran dan dapat memberikan umpan balik kepada guru atau siswa.

Macam-macam Jenis Assessment

Ada beberapa jenis penilaian, yang paling umum adalah tes tertulis yang harus dijawab oleh siswa, di antaranya sebagai berikut:

1. Performance Assessment

Performance Assessment adalah jenis penilaian yang meminta siswa untuk mengidentifikasi dengan berbagai situasi yang mereka inginkan.

2. Product Assessment & Self Assessment

Product Assessment adalah penilaian keterampilan dengan menciptakan produk.

Bagaimanapun dalam pengelolaan diri hanya dilakukan oleh siswa atau guru untuk kepentingan pengelolaan kegiatan belajar mengajar di tingkat kelas.

Baca Juga :  Tugas dan Wewenang DPR

Ddan akhirnya jenis penilaian ini juga dapat berupa penilaian dan penerapan penilaian di dalam kelas.

3. Penilaian Portofolio Dan Penialain Proyek

Proses evaluasi proyek adalah tugas untuk penyelidikan, dimulai dengan pengumpulan organisasi dan evaluasi selanjutnya untuk penyajian data.

Tujuan Assessment

Menurut Chittenden (1994) dapat dikatakan bahwa tujuan evaluasi penilaian adalah untuk mencari tahu, melacak, memeriksa, dan menyimpulkan, berikut penjelasannya:

1. Menemukan

Finding-Out adalah meneliti, menemukan, dan mengenali kelemahan atau kelemahan siswa dalam suatu proses pembelajaran, yang memungkinkan guru dengan cepat menemukan alternatif pemecahannya.

2. Melacak

Menjaga Track adalah melacak dan menelusuri proses belajar siswa sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang ditentukan.

Oleh karena itu, guru perlu mengumpulkan informasi dan data pada waktu tertentu dengan menggunakan berbagai metode dan teknik penilaian untuk mendapatkan representasi visual kemajuan siswa.

3. Pemeriksaan

Checking-Up adalah adanya peninjauan terhadap kinerja siswa dalam proses pembelajaran dan kekurangan siswa dalam suatu proses pembelajaran.

Dengan kata lain, guru harus melakukan penilaian untuk mengetahui bagian mana dari materi yang diketahuinya.

4. Menyimpulkan

Summing-Up adalah adanya penjumlahan yang dilakukan terhadap tingkat kompetensi siswa yang telah ditentukan.

Hasil kesimpulan ini dapat digunakan guru untuk melaporkan kemajuan belajar kepada berbagai pihak yang berkepentingan.

Fungsi dari Assessment

Evaluasi dapat memainkan peran penting dalam kegiatan belajar mengajar. Karena evaluasi memiliki dua fungsi, antara lain sebagai berikut:

1. Fungsi Sumatif

Fungsi sumatif berfungsi sebagai sasaran untuk mempelajari nilai-nilai siswa pada topik tertentu.

Oleh karena itu dapat digunakan sebagai alat pelaporan untuk mengetahui kemajuan kelas dan menentukan apakah seorang siswa tuntas atau tidak.

2. Fungsi Formatif

Fungsi penilaian formatif adalah dapat digunakan untuk memberikan umpan balik atau feedback kepada guru.

Baca Juga :  Nilai Sosial

Sehingga dapat dijadikan dasar jika menambah dan memperbaiki proses serta pembelajaran siswa rehabilitasi.

Contoh Assesment

Contoh penilaian adalah mampu memberikan tugas selama studi atau dengan UAS.

Hasilnya dibuat bersama guru berdasarkan penilaian berupa angket atau ujian. Guru menentukan judul. Yang dapat berupa angka atau huruf untuk pekerjaan siswa.

Segera setelah semua hasil evaluasi diukur atau dinilai mereka memasuki tahap evaluasi. Semua hasil studi diklasifikasikan, terlepas dari apakah mereka lulus atau tidak.

Baca Juga :

Sekian pembahasan kali ini yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yaitu mengenai Penilaian. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.

About the Author: Susi Suantika

/* */