Hutan Hujan Tropis

Hutan Hujan Tropis – Termasuk biomassa dengan bentuk hutan hujan yang selalu basah atau lembab, yang dapat ditemukan di wilayah sekitar khatulistiwa, yang terletak pada garis lintang 0° – 10° utara dan selatan khatulistiwa. Hutan hujan tropika juga dapat diartikan sebagai hutan tropis dengan curah hujan yang tinggi. Awalnya disebut sebagai hujan tropis.

Hutan hujan tropis dapat ditemukan di seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan hutannya terbentang dari tropis hingga subtropis dengan suhu rata-rata 23° – 31° Celcius dan garis lintang 10° LU – 10° LS.

Selain di Indonesia, hutan yang dikenal sebagai hutan basah ini tersebar luas di wilayah Amazon-Orinoco, Asia Tenggara, Amerika Tengah, Kongo, Papua Nugini dan Afrika. Hutan-hutan ini memberikan kontribusi yang sangat penting bagi ekosistem global. Berikut ialah penjelasan lengkap mengenai hutan hujan tropis!

Apa yang dimaksud dengan Hutan Hujan Tropis?

Hutan-Hujan-Tropis

Pengertian Hutan Hujan Tropis atau Hutan Ujan Tropika merupakan biomassa yakni berupa basah atau lembab yang dapat ditemukan di wilayah sekitar khatulistiwa, kira-kira pada garis lintang 0°–10° utara dan selatan khatulistiwa.

Hutan hujan tropis juga dapat diartikan sebagai hutan di daerah tropis dengan curah hujan yang tinggi, sehingga disebut hutan hujan tropis. Hutan ini ditemukan di Australia, Meksiko, Asia, Afrika, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Kepulauan Pasifik. Dalam bahasa Inggris, formasi hutan ini dikenal sebagai hutan hujan dataran rendah hijau khatulistiwa, hutan tropis yang selalu hijau atau hutan tropis.

Hutan tropis adalah rumah bagi setengah dari spesies flora dan fauna di seluruh dunia. Hutan hujan tropis juga disebut apotek terbesar di dunia karena hampir seperempat obat modern yakni berasal dari tanaman di hutan.

Karakteristik Ekologis Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis terjadi di daerah dengan iklim tropis, dengan curah hujan minimum antara masing-masing sekitar 2000 milimeter (79 inci) dan 1750 milimeter (69 inci). Sementara itu, suhu rata-rata bulanan di atas 18 °C (64 °F) dengan sepanjang tahun.

Baca Juga :  Pengertian Masyarakat

Hutan hujan tropis adalah vegetasi terkaya, terdiri dari banyak jenis makhluk hidup yang ada, serta sumber daya terestrial (air, tanah, sinar matahari) yang melimpah.

Hutan dataran rendah ini di huni oleh pohon-pohon besar yang membentuk tajuk daun yang berlapis-lapis, minimal rata-rata tinggi tajuk tertinggi adalah 45 m (tertinggi dibandingkan hutan lainnya), lebat dan hijau sepanjang tahun. Di hutan ini ada tiga lapisan kanopi yakni:

  • Lapisan pohon yang lebih tinggi terlihat di sana-sini dan di luar di atas atap kanopi (lantai hutan) disebut “muncul”. Popup ini bisa menjadi satu atau terkadang dalam satu cluster, tetapi tidak banyak. Pohon tertinggi ini dapat memiliki batang tanpa cabang lebih dari 30 m dan lingkar batang hingga 4,5 m.
  • Lapisan kanopi hutan rata-rata, yakni tinggi antara 24-36 m.
  • Lapisan kepala bawah yang belum tentu terhubung. Lapisan ini terdiri dari pohon muda, pohon dengan pertumbuhan terhambat atau jenis pohon yang toleran naungan.

Tajuk hutan mendukung berbagai cara hidup lain, seperti berbagai jenis epifit (termasuk anggrek), lumut, bromeliad, dan lumut, yang hidupnya bergantung pada cabang dan ranting.

hutan-hujan-tropis-2

Kanopi atas padat dan rapat dan dapat mempengaruhi kehidupan di bawah. Tumbuhan di lapisan bawah umumnya terbatas karena sinar matahari tidak dapat mencapai lantai hutan, hingga manusia dan hewan dapat bergerak bebas di lantai hutan.

Pada tingkat hutan terdapat dua lapisan tajuk lainnya, yaitu lapisan perdu dan lapisan vegetasi yang menutupi permukaan tanah. Hanya spesies tanaman tahan naungan yang bertahan hidup di tanah hutan yang sangat ringan, dengan pengecualian spesies memanjat (liana) yang membungkus batang atau cabang pengait untuk mencapai atap kanopi.

Namun, kehidupan yang tidak membutuhkan cahaya, seperti berbagai jamur dan organisme pengurai lainnya, berkembang. Daun, buah, ranting, bahkan kayu yang tumbang akan segera membusuk dari berbagai organisme tersebut. Trenggiling raksasa juga tinggal di sini.

Baca Juga :  Pengertian Seni Kontemporer

Pada waktu-waktu tertentu, apabila tajuk ditebang atau dibuka dengan alasan apapun (misalnya pohon tumbang), lantai hutan yang sekarang terkena sinar matahari langsung diserang oleh berbagai jenis tanaman, perdu dan batang pohon dengan membentuk semacam hutan lebat.

Fakta Hutan Hujan Tropis

hutan-hujan-tropis-1

Adapun berbagai jenis fakta dalam hutan hujan tropika ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati di hutan hujan tropis sangat tinggi. Para ilmuwan memperkirakan bahwa sekitar setengah dari spesies terestrial bumi hidup di hutan hujan.

2. Pola Iklim dan Cuaca Global

Hutan hujan juga berdampak pada pola cuaca global. Sebagai contoh, para peneliti menunjukkan bahwa hutan di Amerika Selatan mempengaruhi curah hujan di Amerika Serikat, sedangkan hutan di Asia Tenggara mempengaruhi pola curah hujan di Eropa selatan dan Cina.

3. Layanan Ekosistem

Hutan tropis menghasilkan oksigen selama 25-30 persen dari siklus oksigen dunia dan menyimpan sekitar 229-247 miliar ton karbon melalui fotosintesis, pengaruh pola curah hujan dan cuaca, siklus banjir dan kekeringan sedang, dan memfasilitasi rotasi nutrisi, yang lebih tinggi dari yaitu ekosistem. Karena terletak di daerah tropis, ia menerima banyak sinar matahari, yang diubah tanaman menjadi energi dengan proses fotosintesis.

4. Melindungi dari Banjir, Erosi, dan Kekeringan

Hutan hujan juga penting dalam mengurangi erosi tanah dengan menutupi tanah dengan akar. Saat pohon ditebang, tidak ada lagi yang bisa melindungi tanah dan hujan turun dengan cepat. Hilangnya hutan di lereng curam dapat menyebabkan tanah longsor.

5. Menjaga Siklus Air

Peran dalam hutan ini ialah dapat menambahkan air ke suatu atmosfer yakni dengan melalui sebuah proses pelepasan air dari daun selama fotosintesis (transpirasi) yang membuat dunia menjadi lembab. Di Amazon ada 50-80 persen kelembaban karena siklus air ekosistem. Ketika hutan ditebang, sedikit kelembaban yang masuk ke atmosfer dan curah hujan saya turun, terkadang mengakibatkan musim kemarau.

Ciri-Ciri Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropika yakni mempunyai sebuah ciri dan sifat tersendiri. Salah satu fitur terpenting dari hutan hujan tropika adalah pohon-pohonnya yang tinggi dan dedaunan yang lebat. Selain itu, terdapat beberapa ciri hutan hujan tropika, yakni:

Baca Juga :  Hutan Sumber Pangan

a. Mempunyai Kelembapan Udara Tinggi

Salah satu ciri hutan hujan tropika adalah kelembapannya yang ekstrim. Tanah dari hutan hujan tropika mempunyai cadangan air yang melimpah. Kelembaban yang tinggi disebabkan oleh banyaknya uap air yang menguap dari daun ke atmosfer. Selain itu, kerapatan vegetasi dan suhu hangat juga menjadi faktor yang mempengaruhi kelembaban.

b. Mempunyai Genangan Air

hutan-hujan-tropis-3

Ciri lain dari hutan hujan tropika adalah adanya genangan air di dasar hutan. Saat musim hujan tiba, tanah menyerap air dan membentuk genangan biota. Situasi tersebut terlihat setelah terjadi hujan air tanah di kawasan hutan.

c. Mempunyai Tanaman Berlapis

Ciri-ciri hutan hujan tropika selanjutnya adalah mempunyai vegetasi yang bertingkat-tingkat. Hutan hujan tropika memiliki beberapa tingkatan yaitu lapisan A sampai dengan E. Dimana tingkat A terdiri dari pepohonan dengan ketinggian lebih dari 30 meter. Sedangkan Level B meliputi pohon yang memiliki banyak cabang dan saling bersilangan.

Tingkat C terdiri dari pohon dengan ketinggian 4 sampai 20 meter dan banyak cabang yang membentuk kanopi yang sangat lebat. Selain itu, D-Level mencakup berbagai tanaman, palem, dan pakis besar. Untuk level E berisi tumbuhan pendek yang menutupi lantai hutan, misalnya jenis jamur, lumut, dan semak belukar.

d. Mempunyai Pohon yang Tinggi

Salah satu fitur terpenting dari hutan hujan tropika adalah pohon-pohonnya yang tinggi dan dedaunan yang lebat. Hal ini terjadi karena sinar matahari berlangsung sepanjang tahun hingga pohon dapat tumbuh dengan optimal. Ketinggian pohon di hutan hujan tropika bisa sekitar 50 meter.

Penutup

Hutan hujan tropis terjadi di daerah dengan iklim tropis, dengan curah hujan minimum antara masing-masing sekitar 2000 milimeter (79 inci) dan 1750 milimeter (69 inci). Hutan tropis adalah rumah bagi setengah dari spesies flora dan fauna di seluruh dunia. Hutan hujan tropis juga disebut apotek terbesar di dunia karena hampir seperempat obat modern yakni berasal dari tanaman di hutan.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan mengenai Hutan Hujan Tropis. Semoga ulasan ini dapat berguna bagi Anda.

About the Author: Susi Suantika

/* */