Pencemaran Air: Pengertian, Contoh, Dampak dan Cara Mengatasinya

Pencemaran Air – Air juga memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan. Hal ini karena hampir seluruh komposisi tubuh manusia adalah air.

Selain itu, air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk mandi, mencuci pakaian dan peralatan masak serta untuk irigasi dan lain-lain.

Apa yang Dimaksud dengan Pencemaran Air?

pencemaran air

Pencemaran air adalah perubahan kondisi pada suatu tempat penampungan air seperti air tanah, sungai, danau, lautan akibat aktivitas manusia. Air tanah, sungai, danau, lautan merupakan bagian penting dari siklus kehidupan manusia dan juga merupakan bagian dari siklus hidrologi.

Selain juga mengalirkan air mengalirkan sedimen dan polutan. Berbagai fungsinya sangat membantu kehidupan manusia.

Pemanfaatan terbesar air tanah, sungai, danau, lautan adalah untuk bahan baku air minum, irigasi pertanian, sebagai saluran pembuangan air limbah dan air hujan, dan sebenarnya berpotensi sebagai daya tarik wisata.

Meskipun fenomena alam seperti gempa bumi, gunung berapi, badai, dll. dapat menyebabkan perubahan besar pada kualitas air, mereka tidak dianggap sebagai polusi.

Berikut Contoh dari Pencemaran Air

Apa saja contoh pencemaran air? Berikut beberapa contoh di sekitar kita berupa zat-zat yang biasanya menjadi sumber terjadinya.

  • Agen infeksi, seperti bakteri, virus, parasit.
  • Bahan kimia organik, seperti pestisida, plastik, minyak, bensin, deterjen.
  • Polutan anorganik, seperti asam, basa, logam.
  • Zat radioaktif, seperti thorium, uranium, radon, yodium, cesium.
  • Sedimen misalnya seperti tanah, lumpur, kerikil.
  • Nutrisi atau nutrisi, seperti nitrat, fosfat, amonium.
  • Zat pengikat oksigen, seperti pupuk kandang, sisa tanaman.

Apa yang Menyebabkan Pencemaran Air?

Apa Penyebab Pencemaran air disebabkan oleh berbagai jenis limbah dan sampah. Berikut ini adalah jenis-jenis penyebab dan penjelasannya.

Limbah rumah tangga
Limbah industri
Sektor Pertanian
Penggunaan Bahan Peledak untuk Menangkap Ikan
Deterjen
Peternakan dan Perikanan
Sampah
Penggundulan hutan
Sektor Pertambangan
Tumpahan Minyak di Laut

Dampak Buruk dari Pencemaran Air

Dampak negatif yang berbahaya bagi manusia, makhluk hidup dan juga lingkungan sekitar.

  • Banjir
  • Tanah longsor
  • Menjadi Sarang Penyakit
  • Kematian Biota Air
  • Merusak Ekosistem Air
  • Gangguan Keseimbangan Lingkungan
  • Menyakiti Nelayan
  • Erosi
  • Perubahan Tingkat Keasaman (pH)
  • Sumber Air Bersih Berkurang
  • Adanya Pengendapan, Koloid dan Bahan Terlarut

Bagaimana Cara Mengatasi Pencemaran Air?

Ada beberapa cara untuk mengatasi pencemaran air. Cara mengatasinya bisa dibedakan saat melakukan pencegahan atau penanggulangan. Berikut beberapa cara untuk mengatasinya.

  1. Membuang sampah pada tempatnya adalah salah satu solusi pencegahan yang paling mudah dan mendasar.
  2. Pisahkan sampah anorganik dan sampah organik serta jenis sampah lainnya untuk mengurangi sampah.
  3. Mengolah limbah industri, pertanian, peternakan dan perikanan agar aman dan tidak berbahaya sebelum dibuang.
  4. Menggunakan air seperlunya dengan bijak, gerakan hemat air dengan tidak menyia-nyiakan air bersih untuk kegiatan yang tidak perlu.
  5. Menempatkan pabrik industri di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk agar limbah pabrik tidak mencemari air di dekat pemukiman penduduk.
  6. Mengawasi penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya yang digunakan oleh perusahaan, industri atau individu juga.
  7. Mencegah penggundulan hutan dan melaksanakan program penghijauan dalam rangka menjaga keseimbangan air berkat keberadaan pepohonan yang membantu mengikat air di dalam tanah.
  8. Kurangi penggunaan deterjen di lingkungan rumah tangga dan ganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.
  9. Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis yang bertujuan untuk meningkatkan konservasi air bawah tanah
  10. Jangan menggunakan sungai sebagai tempat WC (mandi, cuci, kakus) serta tempat memandikan ternak.

Baca Juga :

Itulah pembahasan tentang pencemaran air, mulai dari pengertian, penyebab, dampak, cara penanggulangannya, serta contohnya dibahas dengan penjelasan yang detail dan lengkap. Semoga bermanfaat.

About the Author: Hanny Yulinda

/* */