Pengertian Hak

Pengertian Hak Hak merupakan kekuasaan dalam melakukan dan menerima sesuatu yang hanya perlu diterima atau dilakukan oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain atau pada prinsipnya dapat diklaim oleh pihak yang tidak berwenang.

Yang benar adalah bahwa mereka semua dimiliki sejak lahir dan digunakan menurut orangnya. Hak-hak tersebut sering dikaitkan dengan hak asasi manusia atau human rights. Hak adalah hak yang bersifat positif. Lalu apa yang dimaksud dengan hak?

Hak Adalah

Pengertian-Hak

Pengertian Hak merupakan kebebasan yang setiap orang dilindungi secara hukum. Menurut KBBI, hak ialah adanya kekuasaan yang wajar untuk menuntut sesuatu. Hak dapat diartikan sebagai milik, kekuasaan, wewenang, atau martabat, dan derajat.

Hak merupakan fitrah yang sudah ada sejak manusia lahir. Hak ialah kekuasaan atau otoritas yang sah atas segala sesuatu. Warga negara, misalnya, berhak atas kehidupan, agama, tempat tinggal, dan pendidikan yang layak.

Hak-hak tersebut sering dikaitkan dengan hak asasi manusia. Hak Asasi Manusia sebagai hak dasar atau hak dasar yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan bawaan sejak lahir tidak berhak untuk melanggarnya. Manusia terikat oleh hukum. Hak asasi manusia bersifat universal. Hak asasi manusia berlaku untuk semua orang dari berbagai ras, asal etnis, suku, agama dan departemen.

Macam-Macam Hak

Begitu sesuatu diterima atau didapatkan dari orang tersebut, maka mereka telah melakukan serangkaian kegiatan. Hak dapat diperoleh setelah memenuhi kewajiban. Ada beberapa jenis hak, diantaranya yakni:

Baca Juga :  Pengertian Nilai Sosial

1. Hak Positif dan Hak Negatif

  • Hak Positif ialah hak yang bersifat positif, bahwa saya memiliki hak ketika orang lain telah melakukan sesuatu kepada saya. Misalnya hak atas pelayanan, pendidikan, dan perawatan kesehatan.
  • Hak Negatif ialah hak yang memiliki sifat atau nilai negatif. Bebas melakukan apa saja atau memiliki hal-hal yang tidak dilarang atau dimiliki orang lain. Misalnya ialah hak untuk mengemukakan gagasan, dan hak untuk hidup.

Dalam hak negatif, terdapat 2 jenis, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Hak Negatif Pasif ialah adanya sebuah hak yang tidak dapat diperlakukan berbeda. Misalnya, saya memiliki hak kepada orang lain untuk tidak ikut campur dalam urusan pribadi, rahasia yang telah saya kunjungi, nama saya bukan paman yang baik. Hak pasif dapat disebut sebagai hak jaminan.
  • Hak Negatif Aktif ialah hak untuk melakukan atau tidak melakukan apa yang Anda inginkan. Misalnya, Anda memiliki hak untuk pergi ke mana pun Anda inginkan. Hak aktif ini dapat disebut sebagai hak atas kebebasan.

2. Hak Legal dan Hak Moral

Pengertian-Hak-3
  • Hak Legal adalah hak yang berdasarkan satu atau lain bentuk pada undang-undang. Hak-hak ini lebih tentang hukum atau sosial. Misalnya, jika sebuah peraturan disahkan bahwa veteran perang menerima kompensasi bulanan, maka setiap veteran yang telah memenuhi persyaratan yang ditentukan berhak atas tunjangan ini.
  • Hak Moral ialah hanya didasarkan pada aturan etika atau prinsip. Hak moral lebih bersifat solidaritas atau individualitas. Misalnya, jika dalam sebuah perusahaan menawarkan gaji rendah kepada wanita yang bekerja di perusahaannya, meskipun prestasi kerjanya sama dengan pria yang bekerja di perusahaannya.

Secara umum, hak-hak tersebut muncul karena orang-orang tunduk pada aturan dan konvensi yang disepakati bersama. Hak konvensional berbeda dari hak moral karena bergantung pada aturan yang disepakati dengan anggota lain, dan hak ini berbeda dari hak hukum karena tidak ada dengan sistem hukum.

Baca Juga :  Politik Parokial

3. Hak Khusus dan Hak Umum

  • Hak Khusus ialah muncul dalam hubungan istimewa antara suatu fungsi tertentu atau karena hak itu menjadi hak orang lain. Misalnya Jika Anda meminjam Rp. 50.000 di antaranya dengan janji pengembalian selama dua hari, dan kemudian orang lain memiliki hak orang lain.
  • Hak Umum ialah bukan milik manusia karena ada hubungan atau fungsi tertentu, tetapi semata-mata karena ia adalah manusia. Semua manusia berhak atas hak-hak ini tanpa kecuali. Di negara kita Indonesia disebut sebagai “hak asasi manusia”.

4. Hak Absolut

Hak absolut yakni selalu merupakan hak mutlak yang berlaku di mana-mana tanpa dipengaruhi oleh keadaan atau keadaan. Namun, tidak ada yang namanya hak mutlak. Secara etika, hak-hak tersebut pada umumnya merupakan hak atau hak prima facie; H mereka tetap berlaku sampai mereka ditimpa oleh hak-hak lain yang lebih kuat.

Setiap orang mempunyai suatu hak untuk hidup dan itu adalah hak yang sangat penting. Orang berhak untuk tidak dibunuh, tetapi tidak dalam semua keadaan tanpa alasan yang cukup. Mereka yang membela diri terhadap serangan mempunyai hak untuk mematikan jika tidak ada cara lain.

5. Hak Individual dan Hak Sosial

Pengertian-Hak-1
  • Hak Individual ialah menyangkut hak-hak individu dalam suatu negara. Negara tidak boleh mengelak atau melecehkan individu untuk mewujudkan haknya. Misalnya dalam hak beragama, hak menyatakan pendapat, hak hati nurani, kita harus ingat bahwa hak orang-orang tersebut mencakup semua hak yang telah dibicarakan dalam kaitannya dengan hak negatif.
  • Hak Sosial ialah tidak hanya untuk kepentingan negara, tetapi juga sebagai anggota masyarakat bersama-sama dengan anggota lainnya. Ini disebut hak sosial. Misalnya dalam hak atas pekerjaan, hak atas pelayanan kesehatan, dan hak atas pendidikan. Hukumnya positif.
Baca Juga :  Dasar Hukum OSIS

Penutup

Pengertian Hak merupakan kebebasan yang setiap orang dilindungi secara hukum. Menurut KBBI, hak ialah adanya kekuasaan yang wajar untuk menuntut sesuatu. Setiap orang yakni mempunyai suatu haknya masing-masing. Berbagai ilmu menganggap hak sebagai milik manusia. Kamus Besar Indonesia mendefinisikan hak sebagai sesuatu yang benar, mempunyai kekuasaan, mempunyai wewenang dalam berbuat sesuatu karena diatur dengan undang-undang atau peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan mengenai Pengertian Hak. Semoga ulasan ini dapat berguna bagi Anda.

About the Author: Susi Suantika

/* */