Pengertian Hikayat

2 min read

Pengertian Hikayat – Termasuk dalam sebuah bentuk sastra prosa, yakni terutama setelah bahasa Melayu, adalah bahwa ia berisi tentang kisah, cerita, serta dongeng.

Secara umum, hikayat ini menceritakan mengenai adanya sebuah ukuran dan kepahlawanan terhadap seseorang, ditambah dengan kesaktian, keanehan, dan keajaiban karakter utama.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Hakikat, yang terdiri dari pengertian, ciri- ciri, jenis-jenis, fungsi, dan tujuan. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Hakikat ?

Pengertian Hakikat merupakan sebagai dalam bentuk karya sastra dalam prosa, terutama dalam bahasa Melayu, yang berisi cerita, kisah, beserta dongeng.

Secara umum dapat menceritakan tentang ukuran dan kepahlawanan terhadap seseorang, lengkap terhadap keanehan, dalam kesaktian termasuk keajaiban karakter utama. Hikayat dibaca sebagai pelipur para, hiburan, atau untuk membangkitkan dalam sebuah semangat.

Hikayat termasuk salah satu karya sastra lama, yang mempunyai dalam bentuk prosa, di mana ia menceritakan kehidupan keluarga kerajaan, bangsawan atau orang-orang terkenal dengan segala keberanian, kebesaran mereka, kekuatan gaib mereka dan juga kekuatan mereka yakni kepahlawanan.

Terlepas dari itu, kisah tersebut telah menceritakan tentang mukjizat, kekuatan, dan keanehan. Dalam hakikta, yakni sering dikaitkan dalam kisah-kisah mengenai istana kerajaan dan tokoh-tokoh prajurit serta elemen-elemen dalam pendukungnya.

Kisah tersebut tidak hanya dikembangkan di wilayah Indonesia, tetapi ada juga cerita dengan tipe yang sama di negara lain seperti Filipina, Brunei, Thailand, dan Malaysia. Dapat disimpulkan dari penjelasan di atas bahwa pengertian hakikat merupakan adanya sebuah karya prosa sastra kuno yang menceritakan dalam sejarah dan dapat ditulis dalam sebuah bahasa Melayu.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Pemerintahan

Ciri – Ciri Hikayat

Ciri – Ciri Hikayat

Suatu dalam bentuk literatur prosa yang dapat dikenal sebagai hakikat yang memiliki karakteristik, diantaranya ialah:

  • Anonim
    Anonim berarti bahwa dalam penulis terhadap kisah biasanya tidak dapat untuk diketahui.
  • Bersifat Tradisional
    Dalam sebuah hakikat yang memiliki sidfat tradisional adalah dalam meneruskan budaya, tradisi, dan kebiasaan yang dianggap bersifat baik.
  • Magis
    Bercerita biasanya magis dan penulis membawa pembaca ke dunia imajinasi imajiner, yang sangat indah.
  • Bersifat Statis
    Menjadi statis yakni berarti banyak yang tetap atau belum berubah.
  • Bersifat Didaktis
    Memiliki sifat didaktik atau dapat melatih terhadap keduanya didaktik, moral dan religius didaktik.
  • Menceritakan Kisah Universal Manusia
    Kisah ini umumnya menceritakan misalnya dalam adanya sebuah pertempuran dengan antara yang baik dan yang jahat dimenangkan terhadap yang baik.
  • Bersifat Komunal
    Memiliki sifat komunal yakni memiliki arti bahwa kota itu milik kalangan masyarakat.
  • Istana Sentris
    Dapat menceritakan pada sebuah karakter yang telah berkaitan dalam kehidupan kerajaan, istana atau pusat sejarah di wilayah lingkungan istana.
  • Menggunakan Bahasa Klise
    Dalam hal ini dapat menggunakan yakni dengan cara bahasa tersebut dapat diulang.

Jenis – Jenis Hikayat

Hikayat ini, yakni dapat dibagi menjadi beberapa tipe, baik dengan berdasarkan konten maupun asal daerah, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Hikayat Berdasarkan Isi

Dalam berdasarkan isi, diantaranya ialah:

  • Kisah Islam
  • Cerita rakyat
  • Era India
  • Bertingkat
  • Cerita Jawa
  • Biografi dan sejarah

b. Hikayat Berdasarkan Asal

Berdasarkan dalam asal usul saga, ia dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya ialah:

  • Asli Malaysia
  • Contoh sejarah asli orang Melayu
  • Hikayat Hang Tuah (dicampur dengan elemen terhadap Islam)
  • Hikayat Malim Deman
  • Hakikat Si Miskin (dapat dicampur dengan elemen terhadap Islam)
  • Hikayat terhadap Indera dalam Bangsawan
Baca Juga :  Pengertian Etnosentrisme

c. Hikayat Pengaruh Jawa

Contoh dari hakikat yang mempunyai dalam pengaruh wilayah Jawa, ialah:

  • Hikayat Panji Semirang
  • Hikayat Indera Jaya (dari sebuah kisah Anglingdarma)
  • Kisah Cekel Weneng Pati

d. Hikayat Pengaruh Hindu (India)

Contoh-contoh dalam hakikat dalam sebuah pengaruh terhadap India, diantaranya ialah:

  • Sejarah Perang Pandhawa (dari sejarah Mahabarata)
  • Sejarah Bayan Budiman
  • Hikayat Sang Boma (dari sejarah Mahabarata)
  • Hikayat Sri Rama (dari sejarah Ramayana)

e. Hikayat Pengaruh Arab-Persia

Contoh terhadap pengaruh dalam Arab-Persia, diantaranya ialah:

  • Hikayat Amir Hamzah (Pahlawan Islam)
  • Seribu satu malam
  • Sejarah Bakhtiar

Fungsi Hikayat

Sebagaimana tertulis terhadap makna hikayat, menurut KBBI, fungsi karya sastra ini ialah penghiburan hati yang gelisah, semangat untuk bertarung atau sekadar untuk menghidupkan sebuah pesta.

Fungsi dari sebuah karya sastra tersebut yakni dapat terkait dengan tujuan penciptaannya. Biasanya di zaman kuno, karya ini diceritakan di festival kerajaan untuk penghibur dan dorongan dalam suatu semangat.

Tujuan

Dalam hakikat yang menjadi dalam sebuah karya sastra yakni berdominan pada masanya, dibuat sesuai dengan tujuannya. Terdapat kisah-kisah yang ditujukan sebagai menghibur pendengar, misalkan dalam Hang Tuah Hikayat, yang bisa membuat pendengar dapat membiasakan diri terhadap cerita yang dapat terkandung di dalamnya.

Prosa lama bisa dilakukan sebagai mendokumentasikan dalam sesuatu dari garis keturunan kerajaan tersebut. Ada juga cerita yang dibuat dengan kisah-kisah yang tidak realistis atau berlebihan untuk menakuti musuh dari kerajaan dalam sejarah.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Hakikat, ciri-ciri, jenis-jenis, fungsi, beserta tujuannya. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

Baca Juga :  Teori Evolusi Menurut Para Ahli