Pengertian Komoditas

Pengertian Komoditas – Termasuk dalam suatu benda nyata yang relatif mudah dijual, bisa diserahkan dengan cara fisik, disimpan dalam jangka waktu tertentu, dan ditukar terhadap produk lain yang sejenis yang dijual melalui investor dengan melalui bursa berjangka.

Dalam perdagangan komoditas, harga ditentukan oleh penawaran dan permintaan di pasar komoditas. Fluktuasi harga komoditas merupakan salah satu resiko yang harus dihadapi ketika melakukan perdagangan komoditas. Dalam jenis dan harga komoditas tersebut mengalami pergerakan yang fluktuatif, yaitu dapat tiba-tiba turun dan naik karena pengaruh kondisi cuaca dan kondisi alam.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Komoditas. Untuk penjelasan selengkapnya, simak sebagai berikut!!!

Apa itu Komoditas ?

Pengertian-Komoditas

Pengertian Komoditas merupakan sebuah benda nyata yang relatif mudah untuk dijual, disimpan untuk waktu yang lama, diserahkan dengan cara fisik, dan ditukar dengan produk lain yang sejenis yang biasanya bisa dibeli atau dijual terhadap investor dengan melalui bursa berjangka.

Secara umum, komoditas termasuk dalam sebuah produk yang dijual, conothnya instrumen keuangan, valuta asing, dan indeks.

Memiliki sifat karakteristik yaitu harga yang ditentukan terhadap suatu permintaan dan penawaran pasar agar tidak ditentukan oleh pedagang atau penjual, dan harga berdasarkan perhitungan harga per pelaku bahan baku, seperti bahan galian dan hasil pertanian misalnya bijih besi, etanol, minyak, gula, kopi, beras, aluminium, biji-bijian, emas, berlian atau perak, akan tetapi dengan beberapa produk komoditas (tidak lagi dibedakan dengan berdasarkan merek) misalnya komputer

Baca Juga :  Pengertian Lembaga Keuangan (Bank)

Dalam linguistik, kata “komoditas” dikenal dan digunakan di Inggris dalam abad ke-15, berasal dari bahasa Prancis yakni “commodit√©”, artinya “sesuatu yang menyenangkan” dengan adanya sebuah pelayanan dan kualitas.

Akar bahasa Latin disebut commoditas dan mengacu pada berbagai metode pengukuran yang akurat, kemampuan untuk menghasilkan barang atau properti, waktu atau keadaan yang wajar, kualitas yang baik, dan keuntungan atau nilai tambah.

Jenis-Jenis Komoditas

Pengertian-Komoditas-1

Ada beberapa jenis komoditi yang biasa dijual di bursa berjangka. Ada beberapa jenis barang yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Energi

Sumber daya energi adalah semua hasil pertambangan dan eksplorasi yang dapat digunakan manusia sebagai bahan bakar. Umumnya, komoditas energi dijual secara internasional dalam satuan ton, barrel, dan metrik.

Beberapa produk yang diklasifikasikan sebagai sumber energi adalah:

  • Gas alam
  • Batu bara
  • Bahan bakar
  • Minyak bumi (minyak mentah manis dan minyak mentah Brent)

2. Pertanian

Bahan baku pertanian adalah semua produk yang diperoleh dari pertanian dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang jenis ini memiliki 2 jenis, yakni:

  • Hasil perhutanan (kapas, rotan, kelapa sawit, dan lain-lainnya).
  • Hasil pertanian (jagung, beras, kedelai, kopi, gandum, kedelai, dan lain-lainnya).

3. Logam

Bahan baku logam adalah semua produk yang diperoleh dari pertambangan dengan sifat logam. Produk logam bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yakni:

  • Logam industri (aluminium, timah, magnesium, tembaga, kobalt, titanium, dan lain sebagainya).
  • Logam berharga (emas, paladium, perak, dan platinum)

4. Peternakan

Barang hewan ternak adalah semua produk yang diperoleh dari hewan ternak yang bermanfaat bagi manusia. Jenis produk hewan ternak tersebut dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yakni:

  • Hewan hidup (babi, sapi, ayam, ikan dan lain-lain).
  • Daging, telur, susu, dan lainnya.
  • Makanan ternak.
Baca Juga :  Pengertian Dumping Perdagangan Internasional

Dilihat dari hasilnya, bahan baku secara umum dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yakni:

a. Komoditas Empuk (Soft Commodity)

Komoditas Empuk adalah bahan baku dari pertanian, peternakan dan kehutanan (jagung, beras, kedelai, karet, gandum, daging sapi, susu, telur, dan lain sebagainya).

b. Komoditi Keras (Hard Commodity)

Komoditi Keras adalah komoditas yang produknya diperoleh dari alam dengan melalui sebuah kegiatan ekstraksi atau penambangan (minyak bumi, logam, dan lain sebagainya).

Klasifikasi Komoditas Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya, bahan baku atau komoditas yakni telah dibedakan menjadi 2 jenis, yakni:

a. Komoditas Keras

Komoditas Keras merupakan berbagai macam jenis produk yang diekstraksi dari hasil alam melalui kegiatan ekstraksi dan penambangan, misalnya minyak bumi, logam, dan lain sebagainya. Jenis hard raw material ini biasanya didominasi dengan berbagai jenis macam produk energi, yakni batu bara, gas alam, dan minyak.

Maka tidak heran bila negara-negara yang mengandalkan ekspor produk itu mempunyai suatu nilai mata uang yang mempengaruhi adanya volatilitas dengan harga komoditas yang telah diekspor.

b. Komoditas Lunak

Komoditas Lunak merupakan berbagai produk yang berasal dari kehutanan, peternakan, dan pertanian, misalnya beras, gula, garam, kedelai, susu sapi, jagung, getah, ikan, biji kopi, daging sapi, kelapa sawit, ayam, dan lain-lain.

Dalam jenis dan harga komoditas tersebut mengalami pergerakan yang fluktuatif, yaitu dapat tiba-tiba turun dan naik karena pengaruh kondisi cuaca dan kondisi alam.

Oleh karena itu, harga barang tidak dapat diprediksi dengan akurat. Karena pengaruh iklim, cuaca, dan kondisi alam, komoditas tersebut yakni belum tentu tersedia di setiap negara, hingga hanya beberapa negara saja yang mempunyai bahan baku tersebut.

Perdagangan Komoditas

Dalam perdagangan komoditas, harga ditentukan oleh penawaran dan permintaan di pasar komoditas. Fluktuasi harga komoditas merupakan salah satu risiko yang harus dihadapi ketika melakukan perdagangan komoditas.

Pengertian-Komoditas-2

Fluktuasi harga komoditas bisa terjadi karena dengan berbagai faktor, misalnya dalam suatu kapasitas produksi, kondisi politik, musim, kondisi cuaca, insentif dan pembatasan pemerintah, dan banyak lagi. Untuk alasan ini, ada kontrak berjangka dalam perdagangan komoditas, di mana ada standar dasar mengenai kuantitas dan kualitas minimum komoditas yang dijual.

Baca Juga :  Kurs Valuta Asing

Ada dua jenis pedagang di pasar komoditas, yakni:

a. Spekulan

Pedagang yang akan melakukan aktivitas jual beli di pasar komoditas yakni dengan tujuan adanya memperoleh suatu harga dari pergerakan harga yang fluktuatif. Jenis pedagang tersebut yakni tidak menggunakan kontrak dengan waktu jangka, tetapi menggunakan fluktuasi harga komoditas untuk menghasilkan sebuah keuntungan.

b. Produsen

Pedagang yang melakukan kontrak dengan berjangka dalam memblokir harga atau nilai suatu komoditas hingga akhir masa kontrak. Contoh petani gandum yang tidak bisa merugi jika harga gandum turun saat panen.

Penutup

Dalam perdagangan komoditas, harga ditentukan oleh penawaran dan permintaan di pasar komoditas. Fluktuasi harga komoditas merupakan salah satu risiko yang harus dihadapi ketika melakukan perdagangan komoditas. Komoditas merupakan sebuah benda nyata yang relatif mudah untuk dijual, disimpan untuk waktu yang lama, diserahkan dengan cara fisik, dan ditukar dengan produk lain yang sejenis.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan mengenai Pengertian Komoditas. Semoga ulasan ini dapat berguna bagi Anda.

About the Author: Susi Suantika

/* */