Pengertian NICA

Pengertian NICA – Sebuah organisasi yang memiliki tugas dengan mengembalikan dalam pemerintahan sipil dan hukum ke pemerintah terhadap kolonial India Timur Belanda setelah penyerahan pasukan.

NICA yakni didirikan di wilayah Australia tanggal 3 April 1944, dan pada awalnya digunakan untuk menghubungkan pemerintah kolonial India Timur Belanda di pengasingan terhadap Panglima Tertinggi dalam Sekutu di bagian Pasifik Barat Daya.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan singkat yakni mengenai Pengertian NICA, tujuan, beserta tugas-tugasnya. Untuk ulasan selengkapnya, yukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu NICA ?

Pengertian NICA

Pengertian NICA (Netherlands Indies Civil Administration) adalah adanya sebuah organisasi semi-militer yang telah didirikan pada tanggal 3 April 1944.

Telah bertugas sebagai mengikuti dalam masa pemerintahan sipil dan hukum pemerintah terhadap kolonial Belanda di bagian Hindia Belanda setelah penyerahan dalam pasukan pendudukan Jepang di Belanda. Hindia Timur (sekarang Indonesia) untuk kembali ke Perang Dunia Kedua (1939 hingga 1945).

Sejarah NICA

Setelah negara Jepang telah menyerah dengan tanpa syarat pada 14 Agustus 1945, Jepang tidak lagi mengikat secara dengan cara hukum di negara Indonesia. Akibatnya, negara Indonesia yakni telah mengalami dalam kekosongan terhadap kekuasaan (tidak terdapat pemerintahan yang telah berkuasa) dan rakyat Indonesia pada saat itu memanfaatkannya sebisa mungkin untuk memproklamasikan kemerdekaan mereka.

Pada 10 September 1945, komandan tentara kekaisaran Jepang mengumumkan di wilayah Jawa bahwa dalam pemerintah tersebut yakni akan diserahkan kepada Sekutu dan bukan ke pihak Indonesia. Dan tanggal 14 September.

Para perwira Sekutu tersebut telah datang ke Jakarta untuk menyelidiki dan melaporkan dalam situasi di Indonesia sebelum Sekutu mendarat. Itulah cikal bakal, kedatangan pemerintahan sipil India-Belanda atau yang lebih dikenal sebagai NICA di wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Pengertian Hikayat

Kedatangan Sekutu dan NICA di Indonesia

Kedatangan Sekutu dan NICA di Indonesia

Setelah Jepang telah menyerah kepada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945, Sekutu tersebut akan memerintahkan Jepang dalam melaksanakan status quo, yakni untuk mempertahankan dalam kondisi dan situasi pada saat itu sampai pasukan Sekutu dengan memasuki negara Indonesia.

Sekutu adalah dalam berbagai asosiasi nasional yang telah menentang terhadap kebijakan fasisme Blok Fasis/Axis/Sentral dalam Perang Dunia II. tersebut akan berakhir dalam kemenangan terhadap blok Sekutu atas blok fasis.

Pada 16 September 1945, sekelompok perwakilan Sekutu berlabuh di wilayah Tanjung Priok. Kelompok ini yakni telah dipimpin dengan Laksamana Muda W. R. Patterson. C.H.O. Van der Plas, yang mewakili dalam kepala NICA, adalah Dr.H.J. Van Mook.

Setelah itu, pada 29 September 1945, dalam pasukan SEAC, yang telah dipimpin oleh Letnan Jenderal Philip Philip Chistison, tiba di tempat Tanjung Priok, bagian Jakarta. Kekuatan ini ada di bawah panji AFNEI.

Kedatangan sejumlah sekutu pada wilayah Indonesia awalnya disambut oleh orang pribumi Indonesia, seperti halnya dalam kedatangan Jepang. Namun, setelah ditentukan bahwa mereka telah bertemu dengan orang-orang dari NICA, sikap orang Indonesia yakni menjadi curiga dan bahkan berakhir dalam bermusuhan.

Rakyat Indonesia tahu bahwa NICA bermaksud untuk mengembalikan dalam otoritasnya. Situasi telah berubah ketika NICA dapat meningkatkan mantan anggota KNIL (Koninklijk Nederlands Indies Leger).

Unit KNIL dibebaskan dari Jepang kemudian bergabung dengan tentara NICA. Di berbagai daerah, KNIL dan NICA Inggris ataupun dalam Sekutu yang telah meluncurkan dalam provokasi dan meneror para pemimpin terhadap nasional.

Dalam NICA merupakan sebuah organisasi yang memiliki tugas dalam mengembalikan dalam pemerintahan sipil dan hukum ke pemerintah terhadap kolonial India Timur Belanda.

Baca Juga :  Pengertian Diskriminasi

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian NICA. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.

About the Author: Hanny Yulinda

/* */