Sejarah Zaman Arkaekum

2 min read

Sejarah Zaman Arkaekum – Awal periode dalam pembentukan batuan kerak bumi, yang telah berkembang dalam protocontinents. Era Arkaekum ialah era tertua dan berlangsung sekitar 2.500 juta tahun.

Periode paling awal pada saat bumi terbentuk, pada masa Archaeozoic keadaan bumi sangat mengerikan karena minimnya oksigen dan cuaca sangat panas.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap dan jelas tentang Sejarah Zaman Arkaekum, mulai dari awal berdirinya, beserta ciri-cirinya. Yuk… Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.

Apa itu Zaman Arkaekum ?

Zaman Arkeozpoikum (Archaecum) artinya awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian akan berkembang menjadi protokontinensia.

arkaekum

Dalam era Arkaekum ialah sebuah zaman atau era tertua yang berlangsung dalam sekitar 2.500 juta tahun. Batuan dari periode ini terletak di berbagai bagian di seluruh dunia, dan sering disebut sebagai perisai benua dan istana.

Periode ini ialah pembentukan terhadap kerak bumi. Kerak bumi terbentuk setelah tepi mendingin. Lempeng tektonik yang terbentuk pada saat itu akan menyebabkan gempa.

Sejarah Zaman Arkaekum

Zaman-Arkaekum

Masa awal proses dalam pembentukan bumi, yaitu adanya sebuah keadaan bumi dalam masa Archaeozoic pada saat itu sangat mengerikan.

Ini dikarenakan bumi memiliki sedikit oksigen dengan cuaca yang sangat panas, sehingga manusia, hean dan tumbuhan tidak dapat bertahan hidup.

Gas metana yang telah mendiminasi menyebabkan atmosfer langit berwarna kemerahan dan bumi menjadi sangat geoaktif selama era archaeozoikum.

Yang menjadikan bumi tidak layak huni bagi manusia, karena manusia tidak akan bisa hidup. Perbedaan waktu dengan zaman archaeozoic berkisar antara 1,3 miliar sampai 3,8 miliar tahun yang lalu.

Baca Juga :  Sejarah Zaman Mesozoikum

Periode eoarchaeism berasal dari sebuah kata Eon Archean. Yang merupakan periode paling awal yang dihitung dengan cara menggunakan skala waktu.

Perbedaan waktu dalam periode ini adalah kira-kira 200 juta tahun dari 3,8 miliar menjadi 3,6 miliar tahun yang masa lampau.

Memperkirakan usia Archaeozoic dihitung dari usia batuan tua seperti sabuk Greenstone Isua di barat daya Greenland. Batuan ini mengandung magnesium yang cukup tinggi dan dihasilkan dari letusan lava gunung berapi.

Periode Zaman Arkaekum

Terdapat beberapa periode dalam zaman ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Zaman Neoarchean

Neoarchean mempunyai periode dari kira-kira 2,8 miliar tahun hingga 2,5 miliar tahun yang lalu. Cyanobacteria yang mendominasi menghasilkan oksigen dalam jumlah besar.

Yang akhirnya itu mengarah kepada bencana oksigen dan kehidupan makhluk hidup di bumi tidak terlindungi dari sinar UV yang dihasilkan matahari.

Pergerakan antara lempeng-lempeng dalam kerak bumi memicu aktivitas vulkanik dan aliran lava yang mengelilingi terhadap kerak bumi.

Era ini menandai berakhirnya Archaeozoikum sekitar 2,5 juta tahun lalu dimana sebagian besar dari sebuah proses dalam geologis mempengaruhi permukaan bumi.

2. Periode Paleoarchean

Periode Paleoarchean adalah adanya sebuah periode dari era Archaeozoic 3,6 sampai 3,2 miliar tahun yang lalu dengan periode 400 juta tahun.

Selama ini eubacteria telah berkembang dan menjadi faktor pendukung bagi sejarah kehidupan di bumi.

Sianobakteri atau cyanobacteria merupakan bakteri yang hidup dan memproduksi oksigen pada waktu itu.

3. Periode Mesoarkean

Periode Mesoarchean adalah sekitar 3,2 sampai 2,8 miliar tahun yang lalu. Di era ini mulai terjadi ekspansi dari induk benua yang berkembang.

Beberapa kehidupan bakteri berevolusi yang menghasilkan dan melepaskan oksigen ke atmosfer, tetapi dengan jumlah kandungan oksigennya masih sangat rendah.

Baca Juga :  Peninggalan Mesir Kuno

4. Cyanobacteria

Meskipun bakteri tersebut telah memproduksi atau menghasilkan oksigen, masih memerlukan waktu yang cukup lama bagi oksigen untuk menyebar melalui bumi karena sebagian besar jumlah oksigen di kerak bumi teroksidasi.

Ciri – Ciri Zaman Arkaekum

Terdapat beberapa sebuah ciri-ciri dalam jenis era ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Tidak ada kehidupan.
  • Bahan duniawi yang paling awal bukanlah sebuah batu, tetapi mineral.
  • Bentuk bumi masih berupa bola gas yang begitu sangat panas.
  • Batuan Archaecum sebagian besar bersifat magmatik.
  • Berlangsung sekitar 2.500 juta tahun dimasa lampau.
  • Emisi dalam karbon dioksida yang telah melimpah dari sebuah gunung berapi.

Dalam zaman atau era Arkaekum ialah era tertua dan berlangsung sekitar 2.500 juta tahun. Periode ini merupakan proses pembentukan kerak bumi. Setelah tepi “balon bumi” maka terbentuk kerak bumi.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sejarah Zaman Arkaekum dan juga perkiraan periode. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda.

Air Terjun Niagara

Hanny Yulinda
1 min read

Penemu Radio Pertama

Hanny Yulinda
1 min read